Telisik Manfaat Jamu, Hilangkan Pegal Linu Tapi Tidak Rasa Gundahmu

Bukan hanya sebagai upaya menjaga kesehatan tubuh, mengkonsumsi jamu sudah erat kaitannya dengan tradisi lokal bangsa Indonesia. Beberapa bukti sejarah bahkan menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sudah mengenal jamu sejak zaman Hindu-Buddha, sehingga tidak heran hingga saat ini kebiasaan minum jamu masih mengakar kuat di masyarakat. Apalagi jika musim sedang pancaroba, orang-orang semakin banyak mengonsumsi jamu untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Dari yang awalnya sekadar tradisi, saat ini jamu sudah diakui khasiatnya dengan berbagai penelitian dan jurnal ilmiah terpercaya.

Kementerian Kesehatan bahkan mencanangkan program gerakan minum jamu guna mengajak masyarakat memanfaatkan jamu sebagai sarana meningkatkan kesehatannya.

Masyarakat Indonesia juga masih bisa dengan mudah menemukan jamu di sekitar tempat tinggalnya.

- Advertisement -

Jamu adalah tanaman tradisional yang biasa dimanfaatkan sebagai obat dan juga rempah masakan, biasanya meliputi kunyit, kencur, jahe, temulawak, Brotowali, dan masih banyak lagi.

Setiap jamu memberikan manfaat baik yang berbeda bagi tubuh, kamu bisa mengonsumsinya sesuai kebutuhan seperti berikut ini.

  • Jamu Kunyit Asam: kunyit yang sudah dicampur asam menghasilkan kandungan penawar racun dan menetralisir racun yang mengendap di dalam tubuh.
  • Jamu Beras Kencur: Dipercaya mampu meredakan nyeri badan, kembung, dan rasa mual.
  • Jamu Brotowali: Menyimpan kandungan alkaloid barberin dan columbina yang mampu membunuh bakteri.
  • Jamu Cabe Puyang: Jamu jenis ini memiliki manfaat untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh dan juga mampu mengatasi sakit gigi. Selain itu, jamu cabe puyang juga dipercaya dapat menghilangkan pegal-pegal karena kecapean, maupun sakit pinggang.
  • Jamu Sinom: bermanfaat untuk menambah nafsu makan, mengatasi peradangan lambung atau maag, dan mengatasi masalah keputihan pada wanita.

Meski menyimpan banyak manfaat baik bagi tubuh, tetap tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak jamu agar kamu terhindar dari berbagai efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti diare, muntah, hingga gangguan fungsi ginjal.

BACA JUGA  Khasiat Bajigur, Resep, dan Cara Membuatnya

Selain menjaga konsumsi jamu di dalam batas wajar, Kementerian Kesehatan juga menyarankan masyarakat untuk mencari jamu yang tidak mengandung beragam zat kimia, pengawet, dan terbukti higienis. Bahkan bila perlu, kamu bisa membuat jamu sendiri agar lebih aman untuk dikonsumsi setiap hari. [ms]

Referensi:

  • https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/499/amankah-minum-jamu-setiap-hari
  • https://www.gramedia.com/literasi/jenis-dan-manfaat-jamu-serta-penjelasannya/

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...