Tentang Jarum yang Digunakan Dalam Terapi Akupuntur

Tentang jarum yang digunakan dalam akupuntur, ternyata jarum ini bukanlah jenis jarum yang digunakan untuk menjahit maupun untuk suntikan. Jarum akupuntur terbuat dan didesain khusus untuk keperluan terapi.

Tentang Jarum yang Digunakan Akupuntur

Terapi akupuntur adalah suatu teknik pengobatan yang memerlukan bantuan jarum tipis yang didesain khusus untuk pengobatan. Jarum ini jelas berbeda dengan jarum pada umumnya.

Jarum akupuntur memiliki banyak perubahan dari waktu ke waktu. Sampai saat ini, kualitas jarum yang digunakan berasal dari besi yang dicampur dengan suatu bahan khusus. Dulu, jarum akupuntur dimulai dari bahan batu.

Karena, akupuntur diklaim sudah ada sejak zaman batu. Setelah batu, jarum akupuntur mengalami perubahan, yaitu menggunakan bahan bambu. Setelah bambu, berubah menjadi tulang, dan tulang berubah menjadi perunggu.

- Advertisement -

Kini, bahan yang digunakan untuk membuat alat akupuntur ini sudah memiliki kemajuan. Besi yang digunakan untuk pembuatan jarum, sudah memiliki kelenturan yang baik, dan juga tidak mudah bengkok, apalagi patah.

Mengapa jarum di terapi akupuntur tipis? Karena hal ini merupakan kelebihan dari jarum akupuntur. Pasien juga tidak akan merasa kesakitan berlebih karena jarum yang digunakan berdiameter kecil dan tipis.

Dalam jarum akupuntur, ukuran satuan dalam alat ini disebut dengan cun, yang artinya sama dengan selebar jempol tangan. Ukuran satuan cun tidak sama pada setiap orang, jadi tidak bisa dijadikan patokan.

Oleh karena itu, dibuatlah satuan milimeter untuk menjelaskan ukuran jarum. Berikut ukuran jarum akupuntur beserta fungsinya:

• 15 dan 25 Mm : digunakan untuk wajah, kepala dan daerah yang jaringannya tipis
• 40 dan 50 Mm : untuk badan, dan anggota gerak yang ototnya tebal
• 75, 100 dan 125 Mm : untuk paha, pantat atau otot yang sangat tebal

BACA JUGA  Bisakah Akupuntur Bantu Atasi Jerawat Kronis ?

Untuk orang dewasa, jarum yang dipakai berukuran 0.46 dan 0.42 Mm, sedangkan untuk anak-anak, jarum yang dipakai berukuran 0.30 dan 0.28 Mm. Jadi, ukuran jarum jelas berbeda berdasarkan fungsinya.

Jarum akupuntur tidak serta merta dibuat sama dan bahannya pun tidak biasa, bahan yang digunakan berbahan dan didesain khusus untuk keperluan pengobatan. Tentunya, agar pasien tidak merasakan sakit dan tidak akan memicu pendarahan, jika jarum yang dipakai tipis.

TERBARU

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan...

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif,...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya...

Mengenal Ventosa, Alat Kesehatan Tradisional dari Eropa yang Mirip Bekam

Terapi Ventosa, yang mirip dengan bekam, adalah salah satu...

Fitofarmaka, Memanfaatkan Kekuatan Obat Herbal untuk Kesehatan dan Kesejahteraan

Fitofarmaka, juga dikenal sebagai obat herbal, merupakan produk yang...

Cuaca Panas, Kemenkes Imbau Jemaah Haji Waspada 5 Penyakit ini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghimbau jemaah haji Indonesia waspada dengan...

Mengenal Terapi Herbal dari Kashmir

Dikenal karena keanekaragaman hayatinya, Kashmir merupakan tempat yang kaya...

Menkes Budi Launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) Semarang

Pada tanggal 30 Mei, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi launching Wingko (Wolbachia Ing Kota) di Kota Semarang. Wolbachia merupakan salah satu inovasi dalam...

Pakar Akupuntur Jelaskan Manfaat TCM dalam Menyembuhkan Demensia

Manfaat TCM dalam menyembuhkan demensia semakin mendapatkan perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan. Pengobatan Tradisional Cina (TCM) telah lama dikenal sebagai pendekatan holistik dalam menjaga...

Makanan Untuk Mengatasi Cemas Asal Jepang yang Bisa Anda Coba

Para peneliti di Osaka Metropolitan University telah melakukan penemuan menarik yang dapat mengubah cara kita memandang makanan dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi stres....

Memahami Apa itu Integrative Medicine

Integrative Medicine, atau yang dikenal juga sebagai pengobatan integratif, merupakan pendekatan medis yang menggabungkan metode-metode konvensional dengan terapi komplementer dan alternatif. Konsep ini berfokus...

Kemenkes Beri Penghargaan Inovator Teknologi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI baru-baru ini memberikan penghargaan kepada para inovator teknologi kesehatan terbaik di Indonesia dalam acara Health Innovation Day 2023. Penghargaan dari Kemenkes...

Termasuk Penyembuh HIV/AIDS, Berikut Beberapa Pengobatan Herbal Terkenal dari Afrika

Pengobatan herbal tradisional telah menjadi bagian penting dari budaya Afrika selama ribuan tahun. Benua ini kaya akan sumber daya alam yang melimpah, termasuk berbagai jenis...