Terapi akupresur untuk mengobati liver, efektifkah? Akupresur memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehatan, oleh karena itu terapi ini banyak diminati oleh masyarakat. Lalu, bisakah akupresur digunakan untuk obati liver?

Terapi Akupresur Untuk Liver

Organ hati adalah organ penting yang ada di dalam tubuh, organ ini juga berfungsi sebagai pengatur metabolisme lemak, karbohidrat dan protein dan fungsi penting lainnya. Penyakit liver disebabkan karena adanya gangguan pada organ hati.

Untuk mengatasi ini, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter dan mengkonsumsi obat atau secara rutin. Selain itu, ada metode pengobatan lain yang bisa digunakan untuk mengatasi penyakit liver.

DIDUKUNG OLEH:

Metode pengobatan itu adalah terapi pijat atau akupresur. Terapi ini sudah digunakan sejak lama dan cukup diminati oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Mengapa akupresur bisa mengatasi liver?

Akupresur bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh pasien, bahkan terapi ini juga bermanfaat untuk mengatasi semua gangguan yang terjadi di organ liver. Lalu, dimana letak titik pijat untuk mengatasi liver?

Titik pijat atau titik refleksi untuk mengobati penyakit liver berada di area kaki sebelah kanan dan tangan. Sebelum melakukan terapi pijat di area kaki sebelah kanan, Anda perlu memijat seluruh bagian kaki terlebih dahulu.

Anda bisa menekan dan memijat titik ini dengan tekanan sedang hingga kuat, tergantung kuatnya pasien menerima tekanan tersebut atau tidak. Jika pasien terlalu lemah, pijatlah dengan perlahan.

Selain area kaki, lakukan juga pijatan di area tangan. Anda bisa melakukan pijatan ini diiringi dengan pengobatan medis, diet dan pola makan yang sehat. Karena, jika menginginkan hasil yang optimal, Anda juga harus berusaha.

Anda bisa memulainya dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak serat, setelah itu kurangi makanan yang banyak mengandung lemak dan senyawa yang bisa menimbulkan penyakit liver.

BACA JUGA  Menjaga Kecantikan Wajah Dengan Terapi Akupuntur

Penyebab penyakit liver bisa terjadi karena faktor obesitas, menderita diabetes, terpapar zat kimia tertentu atau racun, penyalahgunaan NAPZA dan penyakit ini juga bisa disebabkan karena faktor keturunan.