Terapi Bekam Serta Manfaatnya Untuk Kesehatan Tubuh

Terapi bekam merupakan salah satu jenis pengobatan alternatif yang sudah sejak lama digunakan. Bekam dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit sehingga banyak masyarakat yang menggunakan terapi ini.

Sejarah Terapi Bekam Dalam Dunia Pengobatan

Bekam disebut sudah dikenal sejak dulu kala, pada zaman kerajaan Sumeria sampai terus berkembang hingga Persia, Mesir Kuno, Babilonia dan Saba. Sedangkan di Cina Kuno, terapi hijamah ini disebut sebagai perawatan tanduk.

Pada abad ke-18, orang Eropa menggunakan lintah untuk melakukan bekam. Cina menyebut bekam sebagai perawatan tanduk karena mengganti kaca dengan tanduk.

Seorang herbalis Ge Hong mengungkapkan dalam bukunya tentang tanduk hewan yang digunakan untuk membekam ataupun mengeluarkan bisul dengan teknik yang disebut jiaofa.

Pada zaman dinasti Tang, bekam digunakan untuk mengobati penyakit TBC paru-paru dan orang Eropa hingaa saat ini masih menggunakan lintah untuk bekam dan disebut dengan leech therapy.

Seiring berkembangnya zaman, kini bekam sudah dimodifikasi dengan menggunakan alat yang lebih praktis dan efektif serta lebih sempurna dan mudah saat dipakai.

Dulu alat yang digunakan memanfaatkan tanduk hewan, tanah liat maupun bambu. Sekarang, alat yang digunakan berbentuk seperti cawan dan lebih praktis saat digunakan.

Terapi kuno ini diklaim efektif untuk meredakan nyeri di bagian tubuh. Bagian leher, punggung dan bahu merupakan area yang sering digunakan untuk terapi bekam.

Berdasarkan proses, terapi ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

– Bekam basah

Terapi ini menggunakan alat seperti pompa karet dan dinilai lebih nyaman digunakan oleh pasien. Bekam basah dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil pada area yang akan dibekam dan setelah itu, cawan yang digunakan akan diletakkan di atas sayatan kecil tersebut untuk mengeluarkan darah kotor dalam tubuh.

BACA JUGA  Legenda NBA Ini Derita Sleep Apnea. Bagaimana Akupuntur Bisa Sembuhkan?

Setelah cawan dilepas, terapis biasanya akan melapisi area bekas bekam dengan perban dan memberikan salep antibiotik agar tidak terjadi infeksi.

– Bekam kering

Nama lainnya adalah teknik bekam klasik atau ba guan zi. Terapi ini juga menggunakan cawan kecil pada area yang akan dibekam, dan sebelum ditempatkan ke area tertentu, cawan tersebut akan dipanaskan terlebih dahulu.

Manfaat dari terapi bekam ini pun bermacam-macam, salah satunya adalah bisa mengatasi migrain. Jadi, terapi tradisional ini bisa Anda gunakan untuk mengatasi keluhan penyakit yang diderita, namun jangan lupa untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu.

TERBARU

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga...

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika...

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah...

Bagaimana Terapi Akupuntur Bisa Meningkatkan Kualitas Kesehatan Anda?

Akupunktur adalah salah satu bentuk pengobatan dalam Traditional Chinese...

Jangan Gegabah, Suplemen ini Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Obat

Suplemen adalah produk nutrisi tambahan yang sering dikonsumsi oleh...

Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada terhadap beberapa Penyakit Tropis ini

Kementerian Kesehatan RI menghimbau masyarakat agar waspada terhadap beberapa...

Jadi Paham, Ternyata Ini Perbedaan Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki kekayaan sumber hayati...

Studi Etnomedisin Batak Karo, Temukan 4 Pengobatan Tradisional ini

Praktik etnomedisin merupakan warisan budaya tradisional yang sangat berharga dan perlu dipelajari. Berbagai ramuan yang berasal dari alam sekitar digunakan dalam praktek pengobatan tradisional....

Mengenal Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST), Terapi Baru yang Dikembangkan dari Gua Sha atau Kerokan

Holographic Meridian Scraping Therapy (HMST) adalah teknik penyembuhan yang digunakan di Asia oleh para praktisi Pengobatan Tradisional Cina (TCM), baik di lingkungan klinis maupun...

Nepal Merintis Diplomasi Herbal, Bagaimana Bisa?

Gaya hidup yang paham teknologi saat ini membuat kita semakin terpisah dari alam. Namun, karena kita adalah bagian dari alam, kita tidak dapat bersembunyi...

Menyehatkan Kulit hingga Pencernaan, Mari Simak Manfaat dari Bunga yang Dapat Dimakan ini

Montana Honeylion, pendiri Warrior Peak Botanicals, memiliki minat yang kuat dalam kesehatan holistik sejak kecil. Ia mengonsumsi teh herbal yang dibuat oleh ibunya, yang...

Kerokan, Metode Pengobatan Tradisional yang Sudah Berusia 2.000 Tahun

Kerokan adalah salah satu terapi yang jamak dilakukan ketika seseorang mengalami masuk angin. Ternyata metode pengobatan tradisional ini sudah berumur lebih dari 2.000 tahun....

Astaga! Kantor Dokter AS ini Salah Menagih Biaya Perangkat Akupuntur Setara Rp16 Miliar

Melansir laman Cleveland, Departemen Kehakiman AS mengumumkan bahwa sebuah kantor dokter di Ohio yang sudah tidak beroperasi, Westlake, salah menagih Medicare sebesar $1,1 juta...